Ketahui 3 Kelebihan dan Kekurangan Kasur Busa

Ketahui 3 Kelebihan dan Kekurangan Kasur Busa

Kasur busa merupakan salah satu jenis kasur yang populer sampai sekarang. Jenis kasur ini menjadi primadona karena harganya yang murah. Sebagian kalangan menggunakan kasur ini karena harganya lebih terjangkau daripada spring bed. Kemudian masih banyak lagi kelebihan kasur busa daripada jenis alas tidur lainnya.

Cara paling ampuh untuk meningkatkan kualitas tidur adalah memakai kasur yang nyaman. Salah satunya adalah jenis busa yang mempunyai permukaan lembut. Sehingga akan memberikan kenyamanan saat dipakai. Bahan dasar dari kasur memakai busa poliuretan, yakni busa yang telah melewati proses kimiawi.

Berikut kami sampaikan mengenai kelebihan kasur busa. Jika anda sudah memahaminya tentu dapat menjadi pedoman sebelum memilih kasur. Sehingga dapat mempertimbangkan dengan matang sebelum membelinya. 

 

1. Kasur Ringan

Apabila dibandingkan dengan spring bed atau jenis kasur lainnya, busa jauh lebih ringan. Dengan demikian, anda dapat mengatur dan mengubah posisi dengan mudah tanpa bantuan orang lain. Saat anda berbaring di atasnya, kasur terasa nyaman dan empuk. Jadi, akan memberikan sensasi nyaman dan rileks bagi anda. 

Jenis kasur ini menjadi rekomendasi bagi anda yang mempunyai masalah otot, misalnya saja punggung letih dan pegal. Kelebihan kasur busa pada permukaan lembut akan mengurangi iritasi. Selain itu, anda tidak perlu menambahkan sprei karena permukaannya sangat halus dan lembut. Akan tetapi, sprei diperlukan sebagai cover untuk menjaga busa tetap bersih dan bebas debu.

Kasur yang ringan membuat banyak pedagang menjualnya secara keliling untuk menjajakannya. Sehingga orang semakin mudah untuk mendapatkannya. Kemudian kasur yang ringan sering kali menjadi pilihan karena berhubungan dengan proses perawatannya. Kasur ringan mudah diangkat sendiri untuk menjemurnya.

 

2. Murah dan Awet

Kelebihan kasur busa selanjutnya adalah mempunyai harga yang terjangkau. Namun, besaran harga tergantung dari ketebalan, ukuran, serta merek dari busa. Kemudian pemakaian busa dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Jika perawatannya tepat, maka kasur busa lebih awet.

Banyak orang yang memilih alas tidur jenis busa karena dapat didaur ulang. Jika sudah tidak nyaman dikenakan, maka bisa didaur ulang menjadi alas kursi, spons cuci piring, dan masih banyak lagi. Kasur busa tergolong awet meskipun tidak sekokoh jenis spring bed.

 

3. Mudah Dibersihkan

Cara membersihkan jenis alas tidur ini sangat mudah, sehingga menjadi kelebihan kasur busa. Anda tidak membutuhkan air karena cukup dijemur selama 3 hingga 5 jam di bawah sinar matahari secara langsung. Jangan lupa untuk membalik bagian atas dan bawah permukaan supaya debu keluar. Namun bila cuaca tidak mendukung, maka bisa memanfaatkan vacuum cleaner untuk menyedot debu dan kotoran. 

 

Kekurangan Kasur Busa

Selain mempunyai kelebihan, jenis alas tidur busa juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya kasur busa dalam pemakaian lama memberikan efek panas dan gerah. Selain itu, kasur jenis ini rentan terhadap air. Untuk itu, kualitas akan menurun bila busa terkena tumpahan air. 

Jenis kasur busa juga mudah terbakar bila terkena percikan api. Bahkan, alas tidur busa akan langsung meleleh meskipun hanya terkena serpihan rokok. Jadi, butuh penyimpanan ekstra supaya aman dari api. Kemudian bila digunakan dalam jangka waktu yang lama dan pada salah satu sisi saja, maka kasur akan kempes permanen.

Jadi, anda harus ekstra hati-hati dalam penggunaan jenis kasur busa. Gunakan cover untuk melindungi busa dari keringat. Karena alas tidur tersebut bisa saja terasa lembab dan menurun kualitasnya. Ternyata selain mempunyai kelebihan kasur busa juga memiliki beberapa kekurangan.

 

 

Leave a Reply